10 Cara Membuat Design Landing Page

Salah satu strategi pemasaran yang efektif dilakukan secara online, ialah melalui landing page. Oleh karenanya, kamu perlu mengetahui design landing page yang tepat untuk keperluan bisnis.

Bagi kamu yang belum tahu, landing page merupakan halaman situs web mandiri yang dibuat khusus untuk penawaran atau campaign tertentu.

Landing page ini berbeda dengan situs web pada umumnya yang terdiri dari banyak halaman, sehingga pengunjung memiliki banyak opsi untuk mengambil tindakan.

Dengan landing page, halaman yang ditampilkan akan berisi konten penawaran untuk mendorong audiens melakukan tindakan yang dikehendaki.

Nah, untuk dapat membuat pengunjung landing page melakukan tindakan yang diharapkan, kamu harus mendesain halaman dengan seefektif mungkin.

Baca Juga: 6 Fungsi Landing Page bagi Bisnis, Bisa Tingkatkan Brand Awareness!

website ecommerce sirclo

Tips Design Landing Page

design landing page
(Foto proses desain website. Sumber: Unsplash.com)

Ini dia beberapa tips yang bisa kamu terapkan dalam membuat design landing page:

1. Buat Judul yang Menarik

Dalam membuat design landing page, pastikan kamu menentukan judul halaman yang menarik.

Judul landing page adalah hal pertama yang akan pengunjung baca. Jadi, judul tersebut harus mengomunikasikan nilai halaman arahan dan penawaran dengan jelas dan ringkas.

2. Gunakan Visual yang Mengilustrasikan Penawaran

Tips lainnya yang perlu kamu terapkan dalam mendesain landing page yaitu gunakanlah visual atau ilustrasi menarik.

Pastikan visualisasi yang kamu gunakan dapat mengilustrasikan penawaran sehingga mendorong pengunjung landing page untuk melakukan tindakan yang dikehendaki.

Dalam hal ini, visual yang digunakan dapat berupa foto atau video. Namun, pastikan visual tersebut mendukung isi halaman landing page sehingga pesan yang ingin kamu sampaikan bisa diterima secara lebih mudah oleh audiens.

3. Tulis Copywriting yang Menarik

Jangan lupa untuk menampilkan copywriting yang menarik pada halaman landing page bisnis kamu.

Pastikan untuk membuat copywriting yang ringkas dan jelas sehingga isi pesan landing page yang ingin kamu sampaikan bisa diterima dengan baik oleh target audiens.

Dalam hal ini, kamu bisa menyajikan fitur dan manfaat produk atau layanan yang ditawarkan pada halaman landing page.

Buat juga copywriting yang persuasif sehingga bisa mendorong audiens untuk melakukan tindakan yang kamu kehendaki. Misalnya berisi kalimat ajakan untuk mengisi formulir kontak yang tersedia, melakukan checkout produk, atau berlangganan layanan tertentu.

Baca Juga: Tim Desain Wajib Intip, Cek 7 Manfaat White Space pada Landing Page

4. Posisikan Formulir Penawaran di Bagian Atas

Setiap halaman landing page biasanya akan berisi formulir penawaran. Nah, pastikan design landing page bisnismu memuat formulir penawaran di bagian atas sehingga kamu dapat menghasilkan lebih banyak prospek.

Pastikan formulir penawaran yang kamu sampaikan ditempatkan pada posisi strategis untuk memudahkan target audiens mengambil tindakan.

Jadi, mereka tidak perlu menggulir halaman terlalu jauh untuk dapat mengisi formulir penawaran bisnismu. Karena formulir penawaran sudah dapat langsung terlihat jelas saat audiens mengakses halaman landing page.

5. Gunakan CTA yang Jelas untuk Menarik Audiens Bertindak

cara membuat design landing page
(Foto pengelola situs web. Sumber: Unsplash.com)

Tips design landing page lainnya yang sebaiknya kamu terapkan yaitu pastikan untuk membuat CTA dengan jelas. Jadi, audiens akan lebih tertarik untuk mengambil tindakan yang kamu kehendaki.

Bisa dibilang, CTA (Call-to-Action) merupakan aspek penting dalam landing page sehingga pembuatannya harus dilakukan dengan petimbangan sebaik mungkin.

Menurut HubSpot, CTA merupakan salah satu elemen penting yang bisa menghasilkan konversi bagi bisnis kamu.

Tombol CTA harus dibuat menonjol sehingga pastikan kamu menggunakan warna yang kontras dengan elemen lain di halaman landing page.

Perjelas juga tindakan yang ingin pengunjung landing page lakukan. Misalnya dengan menggunakan kata kerja tindakan yang jelas, seperti “kirim”, “unduh”, atau “dapatkan sekarang”.

6. Tampilkan Testimoni untuk Meningkatkan Kepercayaan

Untuk mendorong para pengunjung melakukan tindakan yang dikehendaki melalui CTA, kamu bisa coba menampilkan testimoni pada landing page.

Hal ini karena ketika audiens merasa tidak yakin untuk membeli suatu produk, mereka akan membaca ulasannya.

Testimoni bisa membuat pengunjung lebih percaya terhadap merek sehingga mereka mau melakukan pembelian. Bahkan, testimonial seperti ini dinilai lebih efektif untuk meningkatkan kepercayaan dibandingkan dengan iklan yang dibuat oleh merek itu sendiri.

Oleh karena itu, cobalah untuk mengumpulkan testimoni positif dari pelanggan yang sudah ada saat ini. Lalu, tampilkan pada landing page untuk menarik lebih banyak pelanggan baru.

Baca Juga: Jenis, Manfaat, dan Contoh Landing Page untuk Bisnismu!

7. Pilih Desain Warna yang Tepat

Dalam membuat design landing page, kamu juga perlu memerhatikan pilihan warna halaman sehingga tampilannya lebih menarik.

Gunakanlah pilihan warna yang tepat. Hal ini karena menurut Optinmonster, psikologi warna cukup memiliki pengaruh yang kuat dalam pembuatan keputusan pembelian oleh pelanggan.

Misalnya, warna biru yang diasosiasikan dengan kepercayaan, kekuatan, dan ketergantungan, oleh karena itu digunakan oleh banyak merek keuangan.

Ada juga warna hijau yang diasosiasikan dengan pertumbuhan, keharmonisan, dan kesegaran sehingga sering digunakan oleh merek kesehatan.

Dengan mempertimbangkan psikologi warna, kamu dapat membangkitkan emosi tertentu pada target audiens sehingga membuat landing page lebih persuasif.

8. Gunakan Desain Font yang Mudah untuk Dibaca

design landing page
(Foto font dalam design. Sumber: Freepik.com)

Selain menentukan warna yang relevan, kamu juga perlu memilih desain font yang tepat untuk landing page.

Pastikan untuk memilih jenis font yang mudah untuk dibaca. Jadi, audiens yang mengunjungi landing page bisnis kamu bisa lebih mudah dalam memahami isi pesan di dalamnya.

Meskipun font dekoratif biasanya membuat design landing page terlihat lebih menarik, akan tetapi jenis font seperti ini biasanya akan lebih sulit untuk dibaca.

Oleh karena itu, pastikan untuk memilih jenis font yang tepat agar landing page kamu memiliki kinerja maksimal.

9. Pastikan Landing Page Responsive

Hal penting lainnya yang perlu kamu perhatikan dalam membuat design landing page, yaitu pastikan halaman responsive. Jadi, bisa diakses oleh semua perangkat oleh target audiens.

Pasalnya, sebagian besar masyarakat saat ini lebih suka mengakses internet melalui ponsel mereka dibandingkan desktop seperti komputer atau tablet.

Jadi, akan lebih bagus jika landing page kamu dibuat responsive sehingga dapat diakses melalui perangkat apapun yang dimiliki oleh audiens.

10. Tambahkan Halaman Terima Kasih pada Bagian Akhir

Dalam membuat design landing page, pastikan kamu juga menambahkan halaman terima kasih pada bagian akhir landing page. Dengan begitu, audiens yang berkunjung bisa merasa lebih dihargai oleh merek.

Selain itu, tambahkan informasi kontak bisnis kamu sehingga halaman landing page terlihat lebih profesional dan kredibel.

Menampilkan informasi kontak di bagian bawah/akhir setelah halaman terima kasih bisa mendorong audiens untuk mencari tahu lebih lanjut tentang bisnis kamu.

Baca Juga: Perbedaan Landing Page dan Website yang Perlu Diketahui

promo natal dan tahun baru 2023 sirclo store

Design Landing Page dengan SIRCLO Store

design landing page dengan sirclo store
(Foto tampilan website. Sumber: Unsplash.com)

Bagi kamu yang ingin membuat landing page dengan lebih praktis, bisa coba manfaatkan fitur Cekatan dari SIRCLO Store. Ini merupakan fitur pembuat landing page dengan mudah dan cepatan, bahkan hanya membutuhkan waktu singkat kurang dari lima menit!

Dengan fitur Cekatan SIRCLO Store, kamu bisa berjualan melalui website tanpa perlu ribet urusan coding dan update produk. Siapa pun dapat membuat landing page untuk keperluan bisnis, termasuk pebisnis pemula yang baru memulai usaha.

Landing page yang dibuat menggunakan fitur Cekatan ini dapat memberikan pengalaman transaksi online melalui website minimalis praktis. Kamu pun bisa berjualan produk apa saja dalam jumlah berapa pun, meski hanya satu jenis produk.  

Apabila kamu tertarik untuk membuat landing page dengan fitur Cekatan, bisa coba ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Pastikan kamu sudah login akun SIRCLO Store-mu. Jika belum punya, kamu bisa langsung buat akun dengan klik tautan berikut.
  2. Setelah login, pilih menu “Cekatan” pada sidebar menu di sebelah kiri. Lalu klik “Atur Sekarang” untuk mengaktifkan fitur Cekatan.
  3. Tambah produk yang ingin kamu buatkan landing page. Lalu atur semua detail produk kamu, mulai tambah deskripsi, tambah varian produk, hingga manajemen stok produk.
  4. Setelah informasi produk ditambahkan, lanjutkan untuk mengatur tampilan landing page. Kamu bisa atur susunan konten landing page sebebas mungkin. Kamu juga bisa tambah elemen-elemen lainnya seperti video YouTube hingga TikTok. Kamu bebas menambahkan banyak informasi di landing page.
  5. Setelah tampilan selesai, kamu perlu mengatur formulir pembelian yang akan diisi pembeli. Lalu tambahkan rekening bank atau metode pembayaran yang kamu inginkan.
  6. Kemudian klik “Simpan Perubahan”, dan kamu bisa salin link lalu disebarkan ke semua channel penjualan kamu sehingga pelanggan dapat melakukan checkout lebih mudah.

Itu dia tips yang bisa kamu terapkan dalam membuat design landing page untuk mendukung bisnis sehingga dapat menghasilkan lebih banyak keuntungan. Jangan lupa gunakan fitur Cekatan dari SIRCLO Store untuk membuat landing page lebih praktis, ya!

website ecommerce sirclo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *